Tempat Wisata Favorit di Paris (Day 5 #EuropeDulu)
Paris sebagai kota yang romantis dan pusat fashion di dunia, adalah kota yang paling banyak dikunjungi di Eropa dan akan selalu menjadi kota pilihan untuk berlibur di dunia. Budaya, monumen, museum dan tempat-tempat belanja menjadikan Paris salah satu kota yang menyenangkan untuk dikunjungi. Namun dengan begitu banyaknya hal-hal yang bisa dilakukan dan terbatasnya waktu, kadang sulit untuk memilih aktivitas mana saja yang recommended. Berikut kami coba bagikan beberapa highlights tempat wisata favorit di Paris yang wajib dikunjungi.
Eiffel Tower – Tempat Wisata Favorit di Paris
Landmark yang menjadi ikon kota Paris ini sudah pasti berada di daftar teratas tempat wisata yang wajib dikunjungi di Paris. Keseluruhan bentuk Eiffel Tower bisa dinikmati dengan sempurna dari Trocadero yakni taman indah yang berhiaskan kolam dan air mancur di seberang menara tersebut. Kalau mau naik ke atas, bersiaplah dengan antrian yang panjang. Pilihannya bisa naik ke lantai di kaki menara, atau naik sampai puncak untuk menikmati pemandangan kota Paris. Di malam hari, lampu-lampu di Eiffel Tower dinyalakan sehingga menara tersebut tampak seperti pohon Natal raksasa. Very beautiful!!
Eiffel Tower di malam hari
Museum yang menjadi setting film Da Vinci Code ini wajib dikunjungi bukan hanya karena gedung kaca segitiganya yang unik maupun lukisan Mona Lisa yang terkenal sejagad raya itu. Lukisan Mona Lisa memang wajib diintip dengan cara berdesak-desakan di antara ratusan pengunjung lainnya, namun selain itu masih banyak sekali karya-karya seni yang bisa membuat kamu terkagum-kagum walaupun kamu bukan pecinta seni. Koleksinya benar-benar menakjubkan. Galerinya sepanjang 7 km dan dibagi menjadi 4 sayap. Bagi pecinta seni pastinya satu hari tidak akan cukup jika ingin menjelajahi seluruh museum.
Museum Louvre di Paris
Notre Dame ini merupakan salah satu katedral yang paling indah dan terkenal di dunia. Gedungnya merupakan penggambaran arsitektur French Gothic yang sempurna. Yang paling membuat saya ternganga adalah jendela-jendela raksasa dengan lukisan kaca patri yang indah. Selain itu atap-atapnya tinggi sekali dengan kubah berlapis-lapis. Di bagian luar gedung, dekorasi patung-patungnya memiliki detail yang menakjubkan. Untuk masuk ke dalam katedral tidak perlu bayar, namun jika ingin naik ke atas untuk melihat pemandangan dari puncak harus bayar 8 Euro. Keduanya baik yang gratis maupun yang berbayar harus antri panjang. Disarankan untuk datang pagi hari karena semakin siang antrian akan semakin panjang.
Cathedrale Notre Dame Paris
Karena sudah pernah melihat bangunan ‘tiruan’-nya di Vientiane, Laos, tentu harus melihat bangunan aslinya seperti apa. Gerbang Kemenangan yang dibangun untuk memperingati korban perang Revolusi Perancis ini berdiri di tengah persimpangan jalan yang paling ramai di Paris. Bangunan setinggi 50 meter itu sangat megah dan dekorasi pahatannya juga menakjubkan. Selain melihat dari depan, pengunjung juga bisa naik ke puncak untuk menikmati pemandangan kota. Jika menuju ke sini dari arah Louvre, kamu pasti akan melewati Jardin de Tuileries (taman indah dengan patung-patung serta air mancur), Placa de la Concorde (plaza dengan tugu obelisk) dan Champs-Elysees (jalanan lebar dengan toko-toko merk terkenal di kiri kanan). Selamat jalan kaki
Arc du Triomphe yang selalu ramai di Paris
Jika punya waktu agak lama di Paris, luangkanlah satu hari penuh untuk menjelajahi Versailles yang berlokasi sekitar 30-45 menit perjalanan kereta api dari pusat kota Paris. Lokasi yang dulunya merupakan pusat pemerintahan sebelum Revolusi Perancis ini terbagi menjadi 3 area. Chateau du Versailles yang merupakan istana megah raja-raja Perancis bisa dikunjungi dengan tiket seharga 15 Euro. Kebun-kebun super luas dan indah bisa dikunjungi dengan tiket 8.5 Euro. Atau ambil paket lengkap 3 area yang istana, kebun dan area istana Marie Antoinette (ada kebun & air mancur indah) dengan harga 18 Euro (weekdays) / 25 Euro (weekends). Kemarin kami cuma menjelajahi istana saja sudah cukup gempor. Yang bikin cape adalah antriannya yang mengular berlapis-lapis. Untuk beli tiket antri panjang ke dalam gedung, namun ternyata bisa juga beli tiket sendiri melalui mesin yang berlokasi di pintu keluar gedung tersebut (cape deh…untung baca tips dari foursquare mengenai mesin otomatis tersebut). Setelah dapat tiket, masih harus antri lagi buat masuk melalui gerbang pemeriksaan sebelum masuk ke area istana. Antrinya mengular 4 lapis dengan durasi 30-45 menit. Penjelajahan istana juga harus berdesak-desakan dengan ribuan pengunjung lainnya. Mungkin karena kemarin kami ke sana pas musim panas dan hari Minggu, pengunjungnya ramai sekali. Oh ya. Katanya tempat ini dikunjungi oleh rata-rata 30000-40000 orang per harinya. Untuk eksplore kebun, harus siap jalan kaki panas-panasan atau beli tiket kereta lagi. Tapi kalau naik kereta tidak bisa bebas foto-foto dari dekat. Walaupun terdengar merepotkan, Versailles impressive banget koq. Wajib dikunjungi kalau memang punya waktu lebih di Paris.
Chateau du Versailles
Tidak ada komentar:
Posting Komentar